0

ALINEA – Kutawaru adalah sebuah kelurahan di kecamatan Cilacap Tengah, Kota Cilacap. Kelurahan Kutawaru secara geografis terletak di sebelah barat Kota Cilacap, dipisahkan oleh laut. Desa Kutawaru atau yang dikenal dengan sebutan Jojok ini terkenal dengan kerajinan kain batiknya lho Liners!

Sumber Gambar : Merdeka.com

Batik Cilacap memang banyak menggunakan tema “Laut”. Sebagai kabupaten yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia, tema laut dan pantai hampir selalu memengaruhi kabupaten terluas di Jawa Tengah ini.

Dengan warna dasar hitam, cokelat, atau abu-abu, biru dongker motif batik Cilacap biasanya menggambarkan kisah kejayaan prajurit Mataram di perairan Cilacap. Warna gelap tersebut menggambarkan peperangan.

Proses Pembuatan Batik Kutawaru
Sumber Gambar : Doc. Rani Widnadianti

Pengrajin batik Cilacap juga melukis motif “Kapal Laut”. Hal ini terinspirasi dari profesi keseharian masyarakat Desa Kutawaru yang kebanyakan menjadi nelayan dan pembuat kapal.

Batik Kutawaru
Sumber Gambar : Doc. Rani Widnadianti

Ada juga motif “Bunga Wijayakusuma”, bunga yang dipercaya berasal dari Nusakambangan, pulau yang menjadi bagian dari Cilacap. Dengan warna dasar hitam, bunga wijayakusuma dilukis dengan warna cerah.

Batik Kutawaru
Sumber Gambar : Doc. Rani Widnadianti

Motif mangrove juga menjadi motif batik yang banyak dilukis pembatik kontemporer di Kutawaru. Jenis mangrove yang dilukis seperti api-api dan tancang.

Harga batik tulis dipatok sekitar Rp.400.000, sedangkan batik cap sekitar Rp.50.000. Apabila memilih batik tulis motif wijayakusuma harganya lebih mahal karena tingkat kerumitannya yang tinggi.

Beragam Motif Batik Kutawaru
Sumber Gambar : Doc. Rani Widnadianti

Dari kota Cilacap untuk mencapai wilayah Kutawaru dapat melalui jalur laut, yaitu menggunakan alat angkutan berupa perahu atau kapal. Selain itu dapat juga melalui jalur darat yaitu lewat arah Jeruklegi atau Kawunganten.

Rani Widnadianti

Tren ‘Racun TikTok’: Jangan Mudah Terpengaruh! Perhatikan ini!

Previous article

ONLINE Journalism & Storytelling: Buku Wajib para Jurnalis

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Travel