0

ALINEA – Penerapan “New Normal” oleh pemerintah saat ini, membuat dibukanya kembali sektor – sektor pariwisata di Indonesia. Salah satunya adalah dibukanya Wisata Taman Sari di Yogyakarta.

Pihak pengelola pun menggunakan protokol kesehatan yang ketat bagi para pengunjung maupun pengelola sendiri. Berikut adalah protokol dan beberapa peraturan baru bagi Liners yang ingin mengunjungi Taman Sari :

1. Pengecekan Suhu

Saat memasuki area depan, setiap pengunjung akan melakukan pengecekan suhu oleh petugas yang menggunakan thermogun. Setelah suhu pengunjung dipastikan normal, maka pengunjung akan diarahkan untuk melakukan protokol kesehatan selanjutnya. Pastikan juga Liners sudah membawa masker dan face shield sebagai perlindungan pribadi.

2. Cuci Tangan dengan Sabun

Jika sudah, akan diarahkan petugas untuk melakukan cuci tangan menggunakan sabun yang sudah disediakan di area depan pintu masuk. Tempat cuci tangan ini pun sudah dibuat dengan sistem pedal, sehingga pengunjung tidak perlu menyentuh langsung wastafel dan keran sehingga tingkat higienitas tetap terjaga.

Pengunjung sedang berswafoto di area Taman Sari

3. Tour Guide dan Kloter Masuk

Ada peraturan baru dari pengelola Wisata Taman Sari, ketika Liners ingin masuk ke Taman Sari, maka akan dibagi menjadi kelompok – kelompok atau kloter yang berjumlah 5-10 orang, dengan didampingi satu guide.

Selain akan menjelaskan sejarah tentang Tamansari, guide ini juga mengatur alur wisata setiap kloter, agar tidak ada penumpukan orang dalam satu tempat. Guide ini pun sudah menggunakan masker dan face shield sesuai dengan protokol kesehatan dan sudah melalui pengecekan kesehatan oleh pengelola Taman Sari.

Pihak pengelola Taman Sari sangat memperhatikan alur setiap wisatawan yang berkunjung. Disetiap titik akan ada petugas yang mengatur kapan suatu kloter wisata dapat masuk dan kapan harus keluar dari satu titik tempat itu.

Ketika kita memasuki suatu area, didalamnya hanya akan berisi satu kloter saja. Dengan penjagaan yang ketat oleh petugas yang berjaga disetiap area.

4. Estimasi Harga Tiket

Untuk harga tiket di Wisata Taman Sari sendiri, mengalami perubahan. Kita wajib membayar guide sebesar Rp 10.000 diluar harga tiket masuk dan tiket untuk penggunaan kamera. Jadi, estimasi untuk seorang wisatawan lokal yang ingin berwisata disana adalah Rp 15.000 setiap orangnya. Lalu ada biaya tambahan apabila seseorang ingin membawa kamera mereka masuk ke dalam, yaitu sebesar Rp 3.000.

*Harga per Agustus 2020

Suasana dalam Taman Sari Yogyakarta

5. Pembatasan Waktu Wisata

Perubahan yang paling terasa saat berwisata di Taman Sari adalah pembatasan waktu saat berwisata. Setiap kloter hanya diberikan waktu sebanyak 45 menit untuk satu kali tur mengelilingi kompleks Tamansari. Hal ini dikarenakan untuk mengantisipasi terjadi banyak kontak antar pengunjung ataupun pengunjung dengan warga sekitar. Untuk estimasi waktu ketika berada disatu spot dalam Taman Sari paling lama adalah 5 menit.

6. Kurangi Kontak dengan Warga Sekitar

Banyak warung atau tempat didalam kompleks yang harus tutup guna mengurangi kontak dengan orang non pemukiman. Hal ini juga yang harus dipatuhi setiap pengunjung Wisata Taman Sari guna mengurangi dan tidak melakukan kontak langsung pada warga sekitar kompleks Taman Sari ini.

Begitulah beberapa hal baru yang dilakukan oleh Pengelola Wisata Taman Sari selama membuka tempat wisata selama pandemi. Tapi tetap Liners, usahakan untuk tetap dirumah saja. Kalau ingin berpergian selalu membawa masker dan face shield, selalu cuci tangan setiap kalian ingin beraktivitas.

Jadwal MotoGP Catalunya Minggu Ini

Previous article

Usia Paspor menjadi 10 Tahun, Sudah Bisa Diterapkan kah?

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Travel