Piala AFF 2020: Loyo di Babak Kedua, Indonesia Berhasil Tumbangkan Kamboja

Dok. Twitter/PSSI

ALINEA – Tim Nasional Indonesia berhasil meraih kemenangan dengan skor 4-2 atas Kamboja pada pertandingan lanjutan fase grup Piala AFF 2020 di Stadion Bishan, Singapura, Kamis, (09/12/21)

Tampil tanpa menggunakan bendera merah putih akibat sanksi yang diberikan WADA (World Anti Doping Agency), Timnas Indonesia yang bertanding dengan seragam merah putih dan logo garuda di dada tampil agresif sejak awal laga.

Timnas Indonesia menang 4-2 dari Kamboja.
(instagram.com/pssi)

Gol pembuka dicetak gelandang bertahan Indonesia, Rahmat Irianto dari situasi tendangan sudut. Umpan manis dari sang kapten Evan Dimas menuju tiang dekat berhasil dituntaskan lewat sundulan kepala anak dari mantan pemain tim nasional, Bejo Sugiantoro tersebut.

Satu gol lainnya berhasil dicetak oleh kapten tim Evan Dimas Darmono. Sepakan pemain kelahiran Surabaya, 13 Maret 1995 itu berhasil mengoyak gawang Kamboja yang dikawal penjaga gawang berusia 21 tahun, Hul Kimhuy.

Gol ketiga Indonesia lagi-lagi dicetak oleh Rahmat Irianto melalui tendangan sudut. Sayangnya, gawang timnas Indonesia yang dikawal oleh Kiper Tira Kabo, Syahrul Trisna harus terkoyak juga melalui tendangan sudut. Lengahnya barisan pertahanan Timnas Indonesia berhasil dimanfaatkan oleh pemain bertahan Kamboja, Yue Safy.

Setelah memasukkan Edo Febriansyah untuk menggantikan Arhan Pratama yang mengalami masalah pada kakinya di penghujung babak pertama. Pelatih Tim Nasional Indonesia, Shin Tae Yong melakukan beberapa perubahan di babak kedua.

STY memasukkan Viktor Igbonefo dan Ramai Rumakiek untuk menggantikan Ryuji Utomo dan Irfan Jaya. Pergantian yang terbukti jitu, setelah pemain yang baru masuk, Ramai Rumakiek berhasil menceploskan gol yang menambah keunggulan Indonesia.

Pada awal babak kedua sebenarnya Indonesia masih memiliki penguasaan atas permainan, namun setelah pertandingan berjalan 15 menit nampaknya stamina para punggawa tim nasional Indonesia mulai habis.

Puncaknya, Kamboja berhasil mencetak gol kedua melalui tendangan bebas keras pemain senior mereka, Prak Monyudom yang membentur pagar betis pertahanan Indonesia. Bola yang berubah arah gagal diantisipasi penjaga gawang Indonesia kelahiran Sleman, Syahrul Trisna Fadillah.

Shin Tae Yong genjot fisik para pemain di GBK (Februari, 2021).
(instagram.com/shintaeyong777)

Teriakan “Jangan hilang bola!” dan “No foul!” bahkan berulang kali terdengar dilontarkan oleh staf kepelatihan yang melihat para pemain Indonesia kelabakan ketika para pemain Kamboja memulai serangan.

Surabaya Connection” di lini tengah yang digalang duo Persebaya, Rahmat Irianto dan Ricky Kambuaya ditambah pemain kelahiran Surabaya, Evan Dimas yang berhasil mendominasi di babak pertama tak lagi terlihat usai turun minum.

Shin Tae Yong kemudian memasukkan gelandang yang merumput bersama jawara Liga Malaysia (JDT), Syahrian Abimanyu untuk kembali menguasai kini tengah, namun tak ada perubahan berarti. Guna menambah tekanan pada pemain Kamboja yang semakin nyaman menguasai bola, STY kemudian memasukkan Kushedya Hari Yudho menggantikan Ezra Walian.

Terus ditekan di sepanjang laga, Timnas dengan susah payah akhirnya berhasil bertahan dan mengamankan 3 poin dari laga melawan tim asuhan Keisuke Honda (FT: 4-2). Kemenangan dari Kamboja dengan selisih 2 gol menjadikan Indonesia menempati peringkat kedua di bawah Malaysia yang sudah mengemas 6 angka dari 2 pertandingan.

Pasukan Harimau Malaya berhasil mengalahkan Laos 4-0 setelah sebelumnya melibas Kamboja 3-1. Sementara, Vietnam yang baru menjalani satu pertandingan menempel ketat Indonesia di peringkat 3 dengan poin dan selisih gol yang sama (kalah jumlah gol). Pada pertandingan selanjutnya Indonesia akan menghadapi Laos pada hari Minggu (12/12/21)


Penulis: Adrian Pradnaditya
Editor: Ricky Setianwar

Tags : | | | |

BERITA TERKAIT