0
Penumpang Kereta Api sedang diperiksa suhu tubuh dengan Thermo Gun (dok. Alinea/Annisa)

Yogyakarta – Mewabahnya Virus Corona atau COVID-19 di Yogyakarta beberapa tempat umum sangat dijaga dengan ketat kebersihannya, hal itu dilakukan untuk mencegah adanya penularan diantara penumpang kereta.

Seperti yang dilakukan PT KAI, yaitu melakukan pemeriksaan terhadap 10.000 penumpang Kereta Api Prambanan Ekspres (Prameks) setiap harinya pada rute Kutoarjo-Solo Balapan.

Pemeriksaan di stasiun pemberhentian Kutoarjo, Jenar, Yogyakarta, Lempuyangan, Klaten, Maguwo, Purwosari, dan Solo Balapan, sudah dilakukan sejak 5 Maret 2020 hingga waktu yang belum ditentukan.

Pemeriksaan bukan hanya dilakukan untuk penumpang KA Prameks saja, tetapi juga seluruh penumpang yang naik dan turun di Stasiun tersebut. Penumpang dipantau dengan pendeteksi suhu (Thermo Gun) dan diwajibkan untuk menggunakan Hand Sanitizer. PT KAI juga menyiapkan masker bagi penumpang yang membutuhkan.

Jika ditemukan penumpang yang memiliki suhu badan diatas 38 derajat Celsius, maka tidak diperbolehkan untuk melanjutkan perjalanan dan akan dirujuk ke Rumah Sakit terdekat. Selain itu, PT KAI juga menyiapkan posko kesehatan yang ditangani oleh para medis dari Klinik Mediska Yogyakarta.

Asisten Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Erlangga Budi Laksono mengatakan, sampai saat ini belum ditemukan penumpang yang diduga terinfeksi virus Corona.

“sampai sekarang belum ditemukan orang yang memiliki gejala terkena virus corona,” kata Erlangga.

Sejak 15 Maret 2020 , PT KAI juga telah melakukan penyemprotan cairan Disinfektan di semua titik stasiun seperti kursi, pagar, dan tangga. Pembersihan di stasiun juga dilakukan lebih intens dari biasanya.

(Annisa)

Annisa Nurul

Sepi Pengunjung, PKL Malioboro Rugi Drastis

Previous article

Dampak Virus Corona, Banyak Film Ditunda Tayang

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in News