Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dikenal sebagai salah satu daerah dengan populasi lanjut usia (lansia) terbanyak di Indonesia. Angka harapan hidup di wilayah ini mencapai rata-rata 75 tahun, dengan rincian 73,66 tahun untuk laki-laki dan 76,40 tahun untuk perempuan.
Merespons hal tersebut, Pemerintah Kota Yogyakarta resmi meluncurkan Sekolah Lansia yang ditujukan bagi warga berusia 61 tahun ke atas. Program ini bertempat di Kelurahan Suryodiningratan, Kota Yogyakarta, tepatnya di area Hotel Brongto.
Metode Pembelajaran
Kepala Sekolah Lansia perdana Kota Yogyakarta, Siti Wahyuni, menjelaskan bahwa proses pembelajaran dilakukan secara rutin setiap hari Selasa pada minggu kedua setiap bulannya. Total pertemuan dirancang sebanyak delapan kali dalam setahun.
Strategi Lansia Berdaya (SIDAYA)
Program ini merupakan implementasi dari strategi SIDAYA (Lansia Berdaya), sebuah inisiatif untuk meningkatkan potensi peran lansia dalam kehidupan publik maupun pribadi. Strategi ini berpijak pada tiga pilar penuaan aktif (active ageing):
- Lansia yang sehat.
- Lansia yang merasa aman.
- Lansia yang mampu berpartisipasi sesuai minat serta potensinya.
7 Dimensi Lansia Tangguh
SIDAYA bertujuan memastikan lansia tetap bermartabat melalui pendekatan tujuh dimensi berikut:
- Dimensi Spiritual: Mengajak lansia tekun beribadah agar masa tua penuh berkah.
- Dimensi Sosial: Mendorong aktivitas bermasyarakat agar masa tua bermanfaat.
- Dimensi Emosional: Berbagi waktu dengan keluarga untuk kebahagiaan masa tua.
- Dimensi Fisik: Mendorong pola hidup sehat agar tetap bugar.
- Dimensi Intelektual: Menjaga kemampuan berpikir aktif untuk mencegah pikun.
- Dimensi Profesional Vokasional: Mengupayakan kemandirian agar hidup tetap bermakna.
- Dimensi Lingkungan: Menciptakan lingkungan ramah lansia yang aman dan nyaman.
Sasaran Program
Program SIDAYA melalui Sekolah Lansia ini memiliki dua sasaran utama:
- Sasaran Langsung: Penduduk lanjut usia di atas 60 tahun.
- Sasaran Tidak Langsung: Mitra kerja pentahelix yang meliputi pemerintah, sektor swasta (BUMN/BUMD), komunitas (LSM/kader), perguruan tinggi (akademisi), serta media massa.
Sumber: Tempo.co
Penulis: Naila Puspita Ramdhani
#SekolahLansia #LansiaBerdaya #BeritaJogja #UpdateJogja #KabarYogyakarta #JogjaHariIni #InfoYogyakarta #Yogyakarta #JogjaIstimewa