Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hari ini memimpin peletakan batu pertama pembangunan Gedung Mapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Pembangunan gedung baru ini diharapkan semakin meningkatkan pelayanan Polri kepada masyarakat. Prosesi ini berlangsung di lokasi pembangunan Mapolda DIY, Jalan Bibis, Godean, Kabupaten Sleman, Minggu (3/5/2026).
Mengusung tema ‘Mbangun Bhayangkara Presisi, Hamemayu Hayuning Bawono’, agenda ini menjadi simbol transformasi infrastruktur Polri yang tetap menjunjung tinggi nilai budaya lokal.
Gedung ini dirancang untuk mendukung transformasi Polri menuju Polri yang Presisi dengan fasilitas modern, namun tetap memperhatikan aspek lingkungan seperti saluran irigasi di kawasan Godean. Puncak acara ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Kapolri, didampingi Gubernur DIY, GKR Condrokirono, dan Kapolda DIY. Jenderal Sigit juga menandatangani prasasti sebagai simbol dimulainya proyek pembangunan.
Sejumlah pejabat utama Mabes Polri turut hadir mendampingi Kapolri, di antaranya Aslog Kapolri Irjen Pol Suwondo Nainggolan dan Kadivhumas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir. Turut hadir pula jajaran Forkopimda DIY, Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, para Bupati dan Walikota se-Provinsi DIY, hingga kalangan akademisi, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seniman.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan pembangunan Markas Polda (Mapolda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengedepankan empat konsep smart city. Pengusungan konsep ini mencakup pusat kendali hingga sistem untuk mengolah data sehingga dapat membantu pimpinan dalam mengambil keputusan.
Jenderal Sigit menyampaikan konsep smart city yakni:
- Data-Driven Policing Hub. Dengan sistem tersebut, Mapolda DIY menjadi pusat kendali kepolisian untuk menggunakan data secara real-time.
- Social Listening & Sentiment Intelligence System. Dengan sistem tersebut, polisi dapat memantau dan memahami opini serta perasaan masyarakat.
- Cyber Security Defense Center, yaitu pusat perlindungan digital. Sistem ini berfungsi menjaga dari serangan siber dan kejahatan digital lainnya.
- Decision Intelligence and Knowledge System. Sistem ini berfungsi untuk mengolah data menjadi pengetahuan guna membantu pimpinan dalam mengambil keputusan.