0

ALINEA – Hari ini Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri telah menerima 324 kantong jenazah. Proses identifikasi korban Sriwijaya Air SJ182 masih dilakukan.

Jumpa pers Tim DVI Polri, 20 Januari 2021. (Sachril Agustin Berutu/detikcom)

“Kemudian total body part, body bag yang kami terima dari fase satu dari Tanjung Priok sebanyak 324 kantong. Tadi malam ada penambahan,” ungkap Komandan DVI Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri Kombes Hery Wijatmoko, saat konferensi pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (20/1/2021).

Sampel DNA yang diterima tim DVI jumlahnya 438 sampel. Lalu jumlah korban yang teridentifikasi hingga kini berjumlah 40 korban.

“Sebelumnya dari 40 korban teridentifikasi, 27 korban sudah diserahkan pada keluarganya,” jelas Hery.

Korban-korban yang telah teridentifikasi adalah Kolisun, Grislend Gloria Natalies, Faisal Rahman, Andi Syifa Kamila, Shinta, dan Mulyadi.

Kemudian, korban bernama Didik Gunardi, Athar Rizki Riawan, Gita Lestari Dewi, Fathima Ashalina Marhen, dan Rahmania Ekananda juga telah teridentifikasi.

Korban lainnya yang sebelumnya telah teridentifikasi bernama Okky Bisma, Khasanah, Fadly Satria Satrianto, Asy Habul Yamin, Indah Halimah Putri, dan Agus Minarni. Korban bernama Ricko, Ikhsan Adhan, Supianto, Pipit Piyono, Mia Tresetyani, dan Yohanes Suherdi juga telah dikenali.

Kemudian, korban atas nama Rosi Wahyuni, Rizki Wahyudi, Nelly, Beben Sopian, Makrufatul Yeti Srianingsih, Arifin Ilyas, dan Arneta Fauziah juga berhasil diidentifikasi.

Selain itu, korban bernama Fao Nuntius Zai, Yunni Dwi Saputri, Iu Iskandar, dan Oke Dhurrotu juga berhasil dikenali.

Selanjutnya, ada satu korban teridentifikasi yang tidak diumumkan namanya karena permintaan pihak keluarga.

(Rani Widnadianti)

Rani Widnadianti

Mengintip Keasrian Desa Wisata Kampung Flory

Previous article

Presiden Baru AS, Joe Biden Tancap Gas Melalui Langkah Eksekutifnya

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in News