0
Sumber Gambar : liputan6.com

ALINEA – Howdy Liners? Masih semangat kan menjalani Puasa Ramadhan ini? Saat sedang puasa, kita wajib menahan haus dan lapar dari subuh hingga waktu maghrib tiba. Dengan waktu yang cukup lama tidak mendapatkan asupan makanan, asam lambung dapat naik karena tidak ada makanan yang dapat diproses oleh cairan tersebut.

Asam lambung kerap naik saat puasa yang disebabkan perut dalam keadaan kosong. Hal tersebut dapat menimbulkan perasaan sakit dan nyeri pada perut yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Maka dari itu, banyak pengidap gangguan asam lambung ragu untuk melakukan puasa. Nah, inilah cara mencegah asam lambung naik saat puasa!

Asam lambung naik atau refluks esofageal merupakan kondisi yang sering ditakutkan terjadi saat puasa. Produksi asam lambung yang terlalu banyak juga mampu menyebabkan asam lambung naik. Jika terjadi asam lambung naik berulang kali (lebih dari dua kali dalam seminggu), maka anda mungkin memiliki penyakit refluks asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD).

Gejala asam lambung yang dapat dirasakan berupa panas atau rasa terbakar di dada atau tenggorokan. Kadang, asam lambung yang naik juga bisa terjadi tanpa rasa terbakar. Gejala lainnya yang umumnya muncul berupa batuk kering, gejala asma, atau kesulitan menelan makanan. Hal ini tentu sangat mengganggu dalam menjalankan ibadah puasa. Berikut cara yang dapat dilakukan untuk mencegah asam lambung naik saat berpuasa yaitu dengan :

  • Membatasi Konsumsi Makanan yang Bersifat Asam dan Pedas

Makanan bersifat asam, seperti jeruk, tomat, dan cuka, dapat merangsang peningkatan produksi asam lambung. Begitu juga dengan cabai dan lada. Penggunaan keduanya dalam makanan sebaiknya dikurangi.

  • Aplikasikan Diet Rendah Karbohidrat (Keto)

Orang yang mempunyai kebiasaan mengonsumsi karbohidrat tinggi lalu beralih ke diet rendah karbohidrat akan mengalami penurunan asam lambung. Metode ini sangat baik untuk mencegah asam lambung untuk naik, terutama ketika sedang puasa.

  • Hindari Berbaring setelah Sahur atau Berbuka

Tidak sedikit seseorang yang mengonsumsi makanan dengan porsi lebih banyak dari biasanya saat berbuka puasa. Hal tersebut dapat membuat tubuh memproduksi asam lambung lebih banyak karena asupan yang meningkat. Selain itu, beberapa orang juga kerap tidur lagi setelah sahur yang dapat membuat asam lambung naik ke kerongkongan dan menyebabkan refluks. Maka dari itu, penting untuk mengatur waktu makan saat puasa agar tidak langsung berbaring setelahnya.

  • Berhenti Merokok

Kita tahu apabila kebiasaan merokok dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan. Selain itu, kebiasaan menghisap rokok juga dapat menyebabkan asam lambung naik. Hal tersebut dapat berakibat buruk, terlebih lagi jika sedang dalam posisi berpuasa. Ada baiknya jika dapat berhenti dari kebiasaan tersebut, sehingga lebih sehat kedepannya.

(Rani Widnadianti)

Rani Widnadianti

Bikin Gemas Sendiri, Ini Rekomendasi 5 Anime Bertema Buku

Previous article

Mitos Virus Corona Ini Tak Perlu Lagi Dipercaya

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Health