Basarnas Lampung menyisir Sebesi hingga Krakatau, tetapi jejak lima wartawan dan tiga kru masih belum ditemukan, Rabu (9/9/2026) (Basarnas )
Penulis: Naila Puspita Ramdhani
Delapan orang yang masih dalam pencarian sebelumnya berangkat menggunakan kapal cepat dari Dermaga Pegedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, pada Senin (7/9) sekitar pukul 14.00 WIB menuju kawasan Gunung Anak Krakatau.
Lima dari delapan orang tersebut merupakan jurnalis, yaitu M. Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhistiro Pranoto dari iNews, Firman Daus dari Anadolu, serta Donal Husni yang merupakan jurnalis lepas. Sementara tiga lainnya adalah Warta sebagai nakhoda, Surakman sebagai anak buah kapal (ABK), dan Heriyanto sebagai pemandu.
Sebelum dinyatakan hilang saat melakukan peliputan di sekitar Gunung Anak Krakatau, lokasi terakhir kelima jurnalis dan tiga kru kapal sempat terdeteksi di Pulau Sebesi. Wamenkomdigi Nezar Patria mengatakan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menemukan titik koordinat terakhir mereka berada di pulau tersebut.
Hingga pencarian hari kelima, Tim SAR Gabungan masih belum menemukan titik terang mengenai keberadaan delapan orang tersebut. Dalam pencarian tersebut, tim kembali menemukan sejumlah benda yang berpotensi menjadi petunjuk, yaitu life jacket atau pelampung, helm, dan jeriken.
Amrad menyampaikan tiga benda tersebut ditemukan di sektor 5 titik pencarian. Jeriken minyak berwarna biru ditemukan sekitar pukul 10.05 WIB, sedangkan helm berwarna merah ditemukan pada pukul 12.00 WIB. Kemudian, life jacket berwarna oranye ditemukan pukul 17.10 WIB dan life jacket berwarna merah ditemukan pukul 18.09 WIB. Sektor lima mencakup area selatan Gunung Anak Krakatau dan perairan Ujung Kulon dengan luas penyisiran 380 nautical mile persegi.
Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Banten Rizky Dwianto mengatakan benda-benda tersebut ditemukan sejumlah unsur SAR saat melakukan penyisiran di beberapa sektor.
Pencarian laut dibagi menjadi enam sektor, yakni T, U, Z, W, X, dan Y, dengan total luas sekitar 2.537 nautical mile persegi. Sementara pencarian udara melalui sektor H mencakup sekitar 2.063 nautical mile persegi.
Di Sektor V, KRI Kerambit dan KRI Teluk Gilimanuk melakukan pencarian selama sekitar sembilan jam. Di Sektor W, KAL Anyer juga melakukan pencarian sekitar sembilan jam di sekitar Teluk Belimbing, Lampung, dan menemukan jaket pelampung oranye pukul 09.45 WIB.
KM Bima bersama RIB 02 Banten dan KM Garuda menyisir area sekitar Pulau Gunung Anak Krakatau. Sementara itu, RIB 02 Basarnas Lampung yang menyisir sekitar Pulau Sebesi menemukan satu terpal dan satu galon sekitar pukul 10.15 WIB di area selatan penyisiran Pulau Sangiang. Sejumlah unsur SAR lainnya masih belum menemukan petunjuk keberadaan delapan orang yang dicari.