Ilustrasi pom bensin Pertamina (Foto: ANTARA News Sumbar)
PT Pertamina Patra Niaga mengumumkan harga terbaru BBM Non-Subsidi yang berlaku per 1 Agustus 2026. Harga BBM Pertamina terbaru per 1 Agustus 2026 untuk wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen, seperti DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT, berikut adalah harga BBM terbaru:
- Pertamax (RON 92): Rp 15.950 per liter, turun dari Rp 16.250 per liter
- Pertamax Green 95: Rp 16.600 per liter, turun dari Rp 17.000 per liter
- Pertamax Turbo (RON 98): Rp 18.300 per liter, turun dari Rp 19.300 per liter
- Dexlite (CN 51): Rp 19.700 per liter, tetap
- Pertamina Dex (CN 53): Rp 21.150 per liter, tetap
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyampaikan bahwa penyesuaian harga BBM Non-Subsidi dilakukan dengan mengikuti tren harga rata-rata harga minyak dunia dengan mempertimbangkan nilai tukar rupiah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penyesuaian harga ini merupakan arahan pemerintah dengan tetap memperhatikan daya beli masyarakat serta mendukung ketersediaan pasokan BBM nasional. Selain mendapatkan keringanan penurunan harga, masyarakat juga dapat menikmati berbagai promo melalui aplikasi MyPertamina, seperti cashback, harga lebih hemat, hingga bonus loyalty points dari transaksi pembelian BBM Non-Subsidi menggunakan metode pembayaran yang bekerja sama.
Penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Non-Subsidi jenis Pertamax mendapat apresiasi dari masyarakat. Kebijakan penyesuaian harga tersebut dinilai mampu meringankan pengeluaran, terutama bagi pengguna kendaraan pribadi yang mengandalkan Pertamax sebagai bahan bakar utama. Meski demikian, penurunan harga tersebut tetap menimbulkan kontra di masyarakat wilayah Jabodetabek. Dika (28) mempertanyakan penurunan harga tersebut. Ia menilai bahwa penurunan harga sebesar Rp 300 tetap tidak sebanding dengan kenaikan harga Pertamax yang mencapai Rp 3.950 per liter, dari Rp 12.300 menjadi Rp 16.250 pada 1 Juni 2026.
#HargaBBM #Pertamax #Pertamina