Warga Kabupaten Bekasi menghiasi jalan dengan bendera merah putih sepanjang 500 meter menyambut HUT ke-81 RI. (Metro TV/ M. Agustian Arisda)
Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terlihat di berbagai daerah, seperti di Kabupaten Sleman, Kabupaten Kebumen, dan Kabupaten Bekasi. Masyarakat di berbagai wilayah tersebut menunjukkan kebersamaan melalui berbagai aksi kreatif dan gotong royong untuk mempercantik lingkungan permukiman mereka.
Di Desa Wonosari, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, warga bergotong royong mempercantik lingkungan desa pada Minggu, 2 Agustus 2026 pagi. Kegiatan diawali dengan membersihkan lingkungan desa agar kawasan permukiman menjadi lebih rapi dan nyaman. Warga kemudian memasang bendera Merah Putih di sepanjang jalan permukiman sebagai simbol nasionalisme dan penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan, dilengkapi dengan umbul-umbul serta ornamen lampu hias. Seluruh kegiatan dilakukan secara swadaya oleh warga tanpa mengandalkan pihak lain, mencerminkan tingginya rasa memiliki terhadap lingkungan dan semangat cinta Tanah Air. Tradisi gotong royong yang terus dipertahankan menjadi wujud nyata semangat persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat. Momentum menjelang HUT RI dimanfaatkan tidak hanya untuk menghias desa, tetapi juga mempererat hubungan sosial antarwarga melalui kerja bakti bersama. Kegiatan ini menunjukkan bahwa peringatan Hari Kemerdekaan dapat diwujudkan melalui aksi sederhana yang melibatkan partisipasi aktif seluruh masyarakat dan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain.
Sementara itu, dii Kabupaten Sleman, warga RT 4 Pereng Kembang, Kalurahan Balecatur, Kapanewon Gamping, menyambut HUT ke-81 RI dengan menghias lingkungan menggunakan sampah plastik daur ulang. Sampah plastik seperti botol bekas, gelas plastik, kantong plastik, dan kemasan makanan diolah menjadi berbagai ornamen taman bertema kemerdekaan. Seluruh hiasan dibuat secara gotong royong oleh warga sebagai bentuk partisipasi dalam menyambut Hari Kemerdekaan. Pemanfaatan sampah plastik bertujuan mengurangi limbah sekaligus mempercantik lingkungan permukiman, dengan ornamen yang dipasang di sepanjang jalan kampung untuk menciptakan suasana yang lebih meriah. Kegiatan ini menunjukkan bahwa barang bekas masih memiliki nilai guna apabila diolah menjadi karya kreatif, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah melalui prinsip daur ulang. Warga berharap kegiatan serupa dapat menginspirasi masyarakat lain untuk merayakan HUT RI dengan cara yang kreatif, ramah lingkungan, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Semangat gotong royong menjadi nilai utama yang ditonjolkan, sehingga perayaan tidak hanya dimaknai sebagai pemasangan dekorasi, tetapi juga sarana mempererat hubungan antarwarga.

serta ranting-ranting kering menjadi dekorasi kampung yang unik dan ramah lingkungan. (jogja.disway.id)
Aksi berbeda ditunjukkan oleh warga Kampung Pendeuy Timur, Desa Karangsatu, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, yang membentangkan Bendera Merah Putih sepanjang 500 meter di atas permukiman warga sehingga menjadi pusat perhatian masyarakat yang melintas. Sebanyak 150 warga bergotong royong dalam proses pembuatan hingga pemasangan bendera sebagai wujud rasa nasionalisme dan kebersamaan. Panjang bendera ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan penyelenggaraan pertama yang hanya 40 meter. Proses pengerjaan memakan waktu sekitar dua bulan dan berhasil diselesaikan berkat kerja sama warga. Bendera ditopang menggunakan 120 batang bambu sebagai tiang utama dan 60 batang bambu sebagai penyangga bagian atas. Pembuatan bendera menghabiskan sekitar 20 rol kain merah dan 20 rol kain putih dengan total biaya sekitar Rp25 juta yang seluruhnya berasal dari swadaya masyarakat. Bendera akan dipasang hingga akhir Agustus 2026, dan warga berencana menambah lampu hias agar kawasan semakin semarak pada malam hari. Lokasi pemasangan bendera juga akan dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan masyarakat selama peringatan HUT RI, termasuk penyelenggaraan bazar UMKM. Kegiatan ini menjadi simbol semangat gotong royong, nasionalisme, serta kebanggaan warga terhadap kampung mereka, di mana warga bahkan menargetkan panjang bendera mencapai 1.000 meter pada peringatan HUT RI tahun depan.
Penulis : Azar Amalanisa Syafir
Riset : Qibty Fatiha Zindah