News

Cegah Penyebaran Covid-19, Mahasiswa Ini Berhasil Ciptakan Mesin Hand Sanitizer Otomatis Bersensor

0
Serah Terima Mesin Hand Sanitizer Otomatis di Balai Desa Kudukeras Juwana (Dok. Alinea)

JUWANA, JAWA TENGAH – Wabah Covid-19 membuat masyarakat untuk tetap patuhi protokol kesehatan yakni rutin mencuci tangan dengan sabun, maupun menggunakan masker dan hand sanitizer ketika sedang berkegiatan di luar rumah.

Menjawab kebutuhan tersebut, salah satu mahasiswa di Semarang, Jefrica Kurnia Rachmanda berhasil membuat mesin hand sanitizer otomatis bersensor dalam rangka memenuhi tugas KKN Tematik Covid-19 di Desa Kudukeras, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa tengah.

Jefri memaparkan salah satu tujuan KKN-nya dalam pemberdayaan Institusi yakni memperkuat kontribusi PT dalam penanganan Covid-19 dan sebagai implementasi kebijakan Kampus Merdeka, Merdeka Belajar serta Kampus Mengajar.

Melihat penggunaan botol hand sanitizer yang masih manual, Jefri berinisiatif untuk menciptakan mesin hand sanitizer otomatis untuk mempermudah pemakaian, sehingga dapat mencegah perpindahan virus Covid-19 yang menempel pada benda.

Mesin Hand Sanitizer Otomatis Bersensor (Dok. Alinea)

Mesin hand sanitizer otomatis ini dibuat sendiri oleh Jefri, namun dibantu oleh satu tenaga kerja pada bagian pengelasan kerangka.

“Kendalanya tentu ada yaitu dalam pembuatan kerangka, dikarenakan saya tidak ada skill mengelas sebuah kerangka maka dari itu dibantu oleh satu orang tenaga pengelasan”

Proses pembuatannya membutuhkan waktu selama satu minggu, mengingat dalam pembuatan diutamakan ketelitian dan kerapian alat tersebut. Alat-alat yang dibutuhkan dalam pembuatan mesin ini cukup mudah ditemukan, diantaranya sensor gerak, timmer, tabung air, pompa air berskala kecil, nozzel air dan adaptor sebagai sumber daya.

Cara penggunaannya pun cukup mudah. Hanya dengan menelapakan kedua tangan dibawah sensor, otomatis sensor akan membaca dan cairan hand sanitizer akan keluar melalui nozzel.

Mesin hand sanitizer otomatis ini sudah melalui tahap uji coba oleh tiga orang warga di sekitarnya. Jefri mengaku, mesin ini akan disumbangkan di Balai Desa Kudukeras Juwana, dengan harapan dapat bermanfaat.

“Semoga dengan adanya alat tersebut, orang yang datang atau sedang berkegiatan di Balai Desa tidak malas untuk mencuci tangan dengan hand sanitizer”

Ide Jefri untuk membuat mesin yang berguna ini muncul dengan sendirinya. Inspirasinya ialah ketika melihat prinsip kerja dari sensor gerak disalah satu mata kuliah. Jefri berhasil mengembangkan dan menerapkan dalam penggunaan sebuah alat.(Mellinia Pranandari)

Mellinia Pranandari

ONLINE Journalism & Storytelling: Buku Wajib para Jurnalis

Previous article

Sultan Hamengkubuwono X Cemas, Dampak Gelombang Pemudik ke Yogyakarta

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in News